30 Dec

Upah Minimum Provinsi (UMP) 2015

Berikut ini daftar Upah Minimum Provinsi (UMP) 2015:

1. Nanggroe Aceh Darussalam

UMP 2015: Rp 1,9 Juta

UMP 2014: Rp 1,75 Juta

Kenaikan: 8,57 persen

 

2. Sumatera Utara (Sumut)

UMP 2015: Rp 1,625 Juta

UMP: 2014: Rp 1,505 Juta

Kenaikan: 7,91 persen

 

3. Sumatera Barat (Sumbar)

UMP 2015: Rp 1,615 Juta

UMP 2014: Rp 1,49 Juta

Kenaikan: 8,39 persen

 

4. Riau

UMP 2015: Rp 1,878 Juta

UMP 2014: Rp 1,7 Juta

Kenaikan: 10,47 persen

 

5. Kepulauan Riau

UMP 2015: Rp 1,954 Juta

UMP 2014: Rp 1,665 Juta

Kenaikan: 17,36 persen

 

6. Jambi

UMP 2015: Rp 1,71 Juta

UMP 2014: Rp 1,502 Juta

Kenaikan: 13,83 persen

 

7. Sumatera Selatan (Sumsel)

UMP 2015: Rp 1,974 Juta

UMP 2014: Rp 1,813 Juta

Kenaikan: 8,15 persen

 

8. Bangka Belitung (Babel)

UMP 2015: Rp 2,1 Juta

UMP 2014: Rp 1,64 Juta

Kenaikan: 28,05 persen

 

9. Bengkulu

UMP 2015: Rp 1,5 Juta

UMP 2014: Rp 1,35 Juta

Kenaikan: 11,11 persen

 

10. Lampung

UMP 2015: Rp 1,581 Juta

UMP 2014: Rp 1,399 Juta

Kenaikan: 9,57 persen

 

11. Banten

UMP 2015: Rp 1,6 Juta

UMP 2014: Rp 1,325 Juta

Kenaikan: 20,75 persen

 

12. Bali

UMP 2015: Rp 1,621 Juta

UMP 2014: Rp 1,542 Juta

Kenaikan: 5,09 persen

 

13. DKI Jakarta

UMP 2015: Rp 2,7 Juta

UMP 2014: Rp 2,441 Juta

Kenaikan: 10,6 persen

 

14. Nusa Tenggara Barat (NTB)

UMP 2015: Rp 1,33 Juta

UMP 2014: Rp 1,21 Juta

Kenaikan: 9,92 persen

 

15. Nusa Tenggara Timur (NTT)

UMP 2015: Rp 1,25 Juta

UMP 2014: Rp 1,15 Juta

Kenaikan: 8,7 persen

 

16. Kalimantan Barat (Kalbar)

UMP 2015: Rp 1,56 Juta

UMP 2014: Rp 1,38 Juta

Kenaikan: 13,04 persen

 

17. Kalimantan Selatan (Kalsel)

UMP 2015: Rp 1,87 Juta

UMP 2014: Rp 1,62 Juta

Kenaikan: 15,43 persen

 

18. Kalimantan Tengah (Kalteng)

UMP 2015: Rp 1,896 Juta

UMP 2014: Rp 1,723 Juta

Kenaikan: 10 persen

 

19. Kalimantan Timur (Kaltim)

UMP 2015: Rp 2,026 Juta

UMP 2014: Rp 1,886 Juta

Kenaikan: 7,41 persen

 

20. Gorontalo

UMP 2015: Rp 1,6 Juta

UMP 2014: Rp 1,325 Juta

Kenaikan: 20,751 persen

 

21. Sulawesi Utara (Sulut)

UMP 2015: Rp 2,15 Juta

UMP 2014: Rp 1,9 Juta

Kenaikan: 13,16 persen

 

22. Sulawesi Tenggara (Sultra)

UMP 2015: Rp 1,652 Juta

UMP 2014: Rp 1,4 Juta

Kenaikan: 18 persen

 

23. Sulawesi Tengah (Sulteng)

UMP 2015: Rp 1,5 Juta

UMP 2014: Rp 1,25 Juta

Kenaikan: 20 persen

 

24. Sulawesi Selatan (Sulsel)

UMP 2015: Rp 2 Juta

UMP 2014: Rp 1,8 Juta

Kenaikan: Rp 200 ribu

 

25. Sulawesi Barat (Sulbar)

UMP 2015: Rp 1,655 Juta

UMP 2014: Rp 1,4 Juta

Kenaikan: 18,25 persen

 

26. Maluku

UMP 2015: Rp 1,65 Juta

UMP 2014: Rp 1,415 Juta

Kenaikan: 16,61 persen

 

27. Maluku Utara

UMP 2015: Rp 1,577 Juta

UMP 2014: Rp 1,44 Juta

Kenaikan: 9,5 persen

 

28. Papua

UMP 2015: Rp 2,193 Juta

UMP 2014: Rp 2,04 Juta

Kenaikan: 7,5 persen

 

29. Papua Barat

UMP 2015: Rp 2,015 Juta

UMP 2014: Rp 1,87 Juta

Kenaikan: 7,75 persen

30 Dec

UMK Jawa Tengah 2015

Berikut ini UMK Jawa Tengah 2015 :

Upah Minimum Kota Semarang Rp 1.685.000

Upah Minimum Kabupaten Demak Rp 1.535.000

Upah Minimum Kabupaten Kendal Rp 1.383.450

Upah Minimum Kabupaten Semarang Rp 1.419.000

Upah Minimum Kota Salatiga Rp 1.287.000

Upah Minimum Kabupaten Grobogan Rp 1.160.000

Upah Minimum Kabupaten Blora Rp 1.180.000

Upah Minimum Kabupaten Kudus Rp 1.380.000

Upah Minimum Kabupaten Jepara Rp 1.150.000

Upah Minimum Kabupaten Pati Rp 1.176.500

Upah Minimum Kabupaten Rembang 1.120.000

Upah Minimum Kabupaten Boyolali Rp 1.197.800

Upah Minimum Kota Surakarta Rp 1.222.400

Upah Minimum Kabupaten Sukoharjo Rp 1.223.000

Upah Minimum Kabupaten Sragen Rp 1.105.000

Upah Minimum Kabupaten Karanganyar Rp 1.226.000

Upah Minimum Kabupaten Wonogiri Rp 1.101.000

Upah Minimum Kabupaten Klaten Rp 1.170.000

Upah Minimum Kota Magelang Rp 1.211.000

Upah Minimum Kabupaten Magelang Rp 1.255.000

Upah Minimum Kabupaten Purworejo Rp 1.165.000

Upah Minimum Kabupaten Temanggung Rp 1.178.000

Upah Minimum Kabupaten Wonosobo Rp 1.166.000

Upah Minimum Kabupaten Kebumen Rp 1.157.500

Upah Minimum Kabupaten Banyumas Rp 1.100.000

Upah Minimum Kabupaten Cilacap: Untuk Wilayah Kota Rp 1.287.000.

Wilayah Timur Rp 1.200.000 dan Wilayah Barat Rp 1.100.000

Upah Minimum Kabupaten Banjarnegara Rp 1.112.500

Upah Minimum Kabupaten Purbalingga Rp 1.101.600

Upah Minimum Kabupaten Batang Rp 1.270.000

Upah Minimum Kota Pekalongan Rp 1.291.000

Upah Minimum Kabupaten Pekalongan Rp 1.271.000

Upah Minimum Kabupaten Pemalang Rp 1.193.400

Upah Minimum Kota Tegal Rp 1.206.000

Upah Minimum Kabupaten Tegal Rp 1.155.000

Upah Minimum Kabupaten Brebes Rp 1.166.550 – See more at: HERE

30 Dec

UMK Jawa Barat 2015

Berikut ini daftar UMK Jawa Barat 2015 :

UMK Kabupaten Garut naik 15,21 persen dari Rp. 1.085.000 menjadi Rp.1.250.000.

UMK Kabupaten Tasikmalaya naik 12,17 persen dari Rp.1.279.329 menjadi Rp. 1.435.000.

UMK Kota Tasikmalaya naik 17,22 persen dari Rp. 1.237.000 menjadi Rp. 1.450.000.

UMK Kabupaten Ciamis naik 8,74 persen dari Rp. 1.040.928 menjadi Rp. 1.131.862.

UMK Kota Banjar naik 13,95 persen dari Rp. 1.025.000 menjadi Rp. 1.168.000.

UMK Kabupaten Pangandaran naik 11.92 persen dari Rp. 1.040. 928 menjadi Rp. 1.165.000.

UMK Kabupaten Majalengka naik 24,50 persen dari Rp. 1.000.000 menjadi Rp. 1.245.000.

UMK Kota Cirebon naik 15,37 persen dari Rp. 1.226.500 menjadi Rp.1.415.000.

UMK Kabupaten Cirebon naik 15,44 persen dari Rp. 1.212.750 menjadi Rp. 1.400.000.

UMK Kabupaten Indramayu naik 14,78 persen dari Rp.1.276.320 menjadi Rp. 1.465.000.

UMK Kabupaten Kuningan naik 20,36 Persen dari Rp. 1.002.000 menjadi Rp.1.206.000.

UMK Kota Bandung naik 15,50 persen dari Rp. 2.000.000 menjadi Rp. Rp. 2.310.00.

UMK Kabupaten Bandung naik 15,31 persen dari Rp.1.735.00 menjadi Rp. 2.001.195

UMK Kabupaten Bandung Barat naik 15,31 persen dari Rp.1.738.476 menjadi Rp. 2.004.637.

UMK Kabupaten Sumedang naik 15,31 persen dari Rp. 1.735 473 menjadi Rp. 2.001.195.

UMK Kota Cimahi naik 15,31 persen dari Rp. 1.569.353 menjadi Rp. 2.001.200.

UMK Kota Depok naik 12,85 persen dari Rp. 2.397.000 menjadi Rp.2.705.000.

UMK Kabupaten Bogor naik 15,51 persen dari Rp. 2.242.240 menjadi Rp. 2.590.000.

UMK Kota Bogor naik 13,00 dari Rp. 2.352.350 menjadi Rp. 2.658.155.

UMK Kabupaten Sukabumi naik 23,89 persen dari Rp. 1.565.922 menjadi Rp. 1.940.000.

UMK Kota Sukabumi naik 16,44 dari 1.350.000 menjadi 1.572.000.

UMK Kabupaten Cianjur naik 6,67 persen dari Rp.1.500.000 menjadi Rp. 1.600.000.

UMK Kota Bekasi naik 20,97 persen dari Rp.2.441.954 menjadi Rp. 2.954.031.

UMK Kabupaten Bekasi naik 16,04 persen dari Rp.2.447.445 menjadi Rp. 2.840.000.

UMK Kabupaten Karawang naik 20,84 persen dari Rp. 2.447.450 menjadi Rp. 2.957.450.

UMK Kabupaten Purwakarta naik 23,81 persen dari Rp. 2.100.000 menjadi Rp. 2.600.000.

UMK Kabupaten Subang naik 20,41 persen dari Rp. 1.577.959 menjadi Rp. 1.900.000.

Sementara itu, rata-rata UMK di Jawa Barat naik dari 16,18 persen dari Rp. 1.621.961 menjadi Rp. 1.887.619 atau naik Rp. 265.657. – See more at: HERE

30 Dec

UMK Jawa Timur 2015

Berikut daftar UMK Jawa Timur 2015 :

1. UMK 2015 Kota Surabaya Rp 2.710.000

2. Upah Minimum Kab Gresik 2015 Rp 2.707.500.

3. Upah Minimum Kab Sidoarjo 2015 adalah sebesar Rp 2.705.000.

4. Upah Minimum Kab Pasuruan 2015 adalah sebesar Rp 2.700.000.

5. Upah Minimum Kab Mojokerto 2015 adalah sebesar Rp 2.695.000.

6. Upah Minimum Kab Malang 2015 adalah sebesar Rp 1.962.000.

7. Upah Minimum 2015 Kota Malang adalah sebesar Rp 1.882.250.

8. Upah Minimum 2015 Kota Batu Rp 1.817.000.

9. UMK 2015 Kab Jombang adalah sebesar Rp 1.725.000.

10. UMK 2015 Kab Tuban adalah sebesar Rp 1.575.500.

11. UMK 2015 Kota Pasuruan adalah sebesar Rp 1.575.000.

12. UMK 2015 Kab Probolinggo adalah sebesar Rp 1.556.800.

13. UMK 2015 Kab Jember adalah sebesar Rp 1.460.500.

14. UMK 2015 Kota Mojokerto adalah sebesar Rp 1.437.500.

15. UMK 2015 Kota Probolinggo adalah sebesar Rp 1.437.500.

16. UMK 2015 Kab Banyuwangi adalah sebesar Rp 1.426.000.

17. UMK 2015 Kab Lamongan Rp adalah sebesar 1.410.000.

18. UMK 2015 Kota Kediri adalah sebesar Rp 1.339.750.

19. UMK 2015 Kab Bojonegoro adalah sebesar Rp 1.311.000.

20. UMK 2015 Kab Kediri adalah sebesar Rp 1.305.250.

21. UMK 2015 Kab Lumajang adalah sebesar Rp 1.288.000.

22. UMK 2015 Kab Tulungagung adalah sebesar Rp 1.273.050.

23. UMK 2015 Kab Bondowoso adalah sebesar Rp 1.270.750.

24. UMK 2015 Kabupaten Bangkalan adalah sebesar Rp 1.267.300.

25. UMK 2015 Kabupaten Nganjuk adalah sebesar Rp 1.265.000.

26. UMK 2015 Kabupaten Blitar adalah sebesar Rp 1.260.000.

27. UMK 2015 Kabupaten Sumenep adalah sebesar Rp 1.253.500.

28. UMK 2015 Kota Madiun adalah sebesar Rp 1.250.000.

29. UMK 2015 Kota Blitar adalah sebesar Rp 1.250.000.

30. UMK 2015 Kab Sampang adalah sebesar Rp 1.243.200.

31. UMK 2015 Kab Situbondo adalah sebesar Rp 1.231.650.

32. UMK 2015 Kab Pamekasan adalah sebesar Rp 1.209.900.

33. UMK 2015 Kab Madiun adalah sebesar Rp 1.201.750.

34. UMK 2015 Kab Ngawi adalah sebesar Rp 1.196.000.

35. UMK 2015 Kab Ponorogo adalah sebesar Rp 1.150.000.

36. UMK 2015 Kab Pacitan adalah sebesar Rp 1.150.000.

37. UMK 2015 Kab Trenggalek adalah sebesar Rp 1.150.000.

38. UMK 2015 Kab Magetan Rp adalah sebesar 1.150.000.

– See more at: HERE

12 Mar

UMP Jakarta 2014

UMP Jakarta 2014, sebesar Rp 2.441.000, naik sekitar 6 % dari UMP Jakarta 2013. Peraturan Gubernur dikeluarkan oleh Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo atau sering disebut Jokowi.

UMP atau Upah Minimum Propinsi dulu disebut UMR (Upah Minimum Regional). Masing -masing propinsi dan Kota/Kabupaten menetapkan untuk wilayahnya dan dilakukan dengan mendengarkan masukan dari perwakilan buruh dan perusahaan.

UMP DKI Jakarta 2013 sempat melonjak dibandingkan UMP Jakarta 2012. Namun dengan mempertimbangkan berbagai masukan UMP Jakarta 2014 naik hampir mendekati angka inflasi. (INM)

PERGUB_NO_123_TAHUN_2013

11 Mar

UMK Jawa Barat 2014

Daftar Upah Minimum Kota (UMK) untuk kota2 di  Jawa Barat (Jabar) 2014 – Bandung, Bekasi, Bogor. Akhirnya nilai UMK propinsi Jawa Barat 2014 disahkan, meskipun paling akhir dibanding propinsi lainnya di Pulau Jawa, namun penetapan ini sesuai jadwal yaitu 21 November 2013. Keputusan nilai UMK Jawa Barat 2014 ini disahkan Gubernur Jabar, Ahmad Heryawan melalui Surat Keputusan Gubernur Nomor 561/Kep.1636-Bangsos/2014 di Gedung Sate, Bandung.

Read More

05 Dec

[News] Sahabat di lingkup pekerjaan

“Sahabat-sahabat sejati merupakan
perlindungan yang pasti” – Aristoteles

Dear Insan yang bersahabat,

Di lingkungan pekerjaan, tak jarang
terjadi persaingan. Hubungan
atasan-bawahan yang kurang harmonis.

Padahal sesungguhnya mengembangkan
persahabatan di dalam lingkup
pekerjaan adalah kerangka kerja
menuju sukses. Presiden Abraham
Lincoln pernah mengatakan, jika Anda
ingin membuat seseorang bersedia
membantu Anda, ia harus diyakinkan
bahwa Anda adalah sahabat yang tulus.

Hubungan yang baik membuat Anda
mempengaruhi seseorang. Persahabatan
merupakan hubungan positif yang perlu
Anda kembangkan dalam pekerjaan.

Kesuksesan jangka panjang tidak dapat
dicapai tanpa adanya keterampilan
menjalin hubungan baik dengan banyak
orang. Tanpa hubungan baik, sebagian
besar pencapaian jadi mustahil dan
apa pun yang kita capai jadi terasa
hampa.

Cara menjalin persahabatan sebenarnya
mudah saja, carilah nilai-nilai
kebaikan pada diri seseorang.

Saat datang masalah, sahabat menjadi
pelindung. Jika Anda menghadapi hari
yang buruk, tentu sahabat yang
membuat Anda merasa lebih baik.
Ketika Anda jatuh, sahabat juga yang
membantu Anda bangkit kembali.

Seperti yang dikatakan penasihat
rohani Ratu Victoria, Charles
Kingsley, “Hal yang paling
membahagiakan bagi setiap lelaki atau
perempuan adalah memiliki seorang
sahabat. Seorang pribadi yang dapat
kita percaya sepenuhnya, yang
mengetahui apa yang terbaik dan
terburuk bagi kita, dan tetap
mengasihi kita walaupun kita punya
banyak kesalahan.”

Salam hangat dari sahabatmu selalu,

 

Disadur dari :

Anne Ahira Newsletter
Think & Succeed!

 

 

 

 

02 Nov

[Tips] Merekatkan Hubungan

“Perekat yang menyatukan suatu
hubungan, termasuk hubungan antara
pemimpin dan yang dipimpin adalah
kepercayaan, dan kepercayaan itu
dibangun atas dasar integritas.” –
Brian Tracy

Kepercayaan adalah fondasi dari semua
hubungan. Hubungan kerja, bisnis,
kepemimpinan dan tentu saja cinta
dibangun atas dasar kepercayaan.
Tanpa itu, sebuah hubungan tak akan
berjalan, sebuah organisasi pun akan
kacau.

Bayangkan jika Anda berada dalam
sebuah lingkungan, hubungan atau
organisasi tanpa kepercayaan, para
pekerjanya saling curiga satu sama
lain dan para atasannya berusaha
mempertahankan posisinya
masing-masing dengan segala cara.
Organisasi seperti itu sangat rapuh
dan tinggal menunggu waktu untuk
hancur.

Sahabat Insan, sebagai seorang pemimpin, Anda
harus menginvestasikan banyak waktu
untuk membangun kepercayaan dari
bawahan atau pengikut Anda.

Kepercayaan itu sebenarnya dibangun
atas fondasi sederhana. Jalanilah
kehidupan dengan penuh integritas dan
hormati orang lain. Konsistensi dalam
kata dan perbuatan. Melakukan dan
menepati apa yang Anda katakan pada
orang lain.

Sebelum Anda mengharapkan orang lain
percaya pada Anda, sebagai pemimpin
Anda harus percaya dahulu pada orang
lain. Delegasikan kewenangan Anda
pada mereka. Mereka pun akan merasa
dipercaya atas kemampuan mereka.

Butuh waktu bertahun-tahun untuk
membangun kepercayaan dan hanya butuh
waktu beberapa detik untuk
menghancurkannya. Belajarlah
mempercayai, belajarlah untuk jadi
orang yang dipercaya.

Disadur dari Ahira,
PT. Asian Brain IMC

04 Oct

[Tips] Seperti apa anda Mengukir Sejarah

Tidaklah penting berapa lama kita
hidup! Satu hari, atau seratus tahun…
Hal yang benar-benar penting adalah
APA yang kita telah kita lakukan
selama hidup kita, yang bermanfaat
bagi orang lain!
~Anne Ahira
“The difference between a successful
person and others is in a lack of will”
~ Vince Lombardi, Football Coach

Sahabat Insan yang Luar Biasa, kebanyakan dari kita yang sudah cukup puas

dalam menjalani hidup ini hanya dengan…

Lahir – Hidup – dan lalu meninggal.

Hingga akhirnya hanya akan meninggalkan tiga baris kata di atas batu nisannya :

Si X…lahir tanggal sekian…dan meninggal tanggal sekian!

Inikah yang diinginkan oleh sahabat Insan semua,

dengan menjalani hidup apa adanya seperti itu tanpa melakukan apapun juga?

Lalu bagaimana sahabat Insan bisa mengukir Sejarah?

Ada 3 hal yang bisa membedakan Sahabat Insan dengan kebanyakan orang dalam mengukir
sejarah, yaitu…

Kemauan, Keilmuan dan Kesempatan.

Kemauan
Kemauan menjadi kata kunci yang paling
penting dalam menentukan sejarah hidup
Sahabat Insan.

Sahabat Insan mau menjadi apa? Seperti apa? dan
di mana? Tentunya hanya Sahabat Insan yang
paling mengetahuinya!

Cobalah catat semuanya. Baik itu
melalui memori, diary, atau melalui
selembar kertas sekali pun! Sahabat Insan pasti
punya kemauan!

Jangan pernah katakan Sahabat Insan tidak punya
kemauan. Karena hidup itu terlalu pendek untuk
disia-siakan.

Keilmuan
Percaya, segala sesuatu itu pasti ada
ilmunya! Jika Sahabat Insan punya kemauan dan
memiliki ilmunya, maka segala usaha
akan tercapai dengan lebih baik.

Itu sebabnya Sahabat Insan harus mau belajar
dan belajar. Sahabat Insan bisa belajar dimana
saja, kapan saja, dan dengan siapa saja.

Ingat, tidak pernah ada kata terlambat
untuk belajar, mengenal, memahami, dan
mengamalkan sesuatu hal yang bermanfaat
bagi kehidupan kita, begitu juga bagi orang lain.

Kesempatan
Jika kemauan ada, keilmuan ada, maka
tinggal kesempatanlah yang memutuskan
apakah Sahabat Insan bisa mengukir sejarah
dengan baik atau tidak.

Kesempatan ini bisa datang dari mana
saja, tergantung kecekatan Sahabat Insan dalam
memanfaatkan setiap peluang yang ada.

Kita tahu, seringkali kesempatan itu
hadir, tapi kita tidak mampu
memanfaatkannya dengan benar, karena
keilmuannya kurang, meski keinginan
kita itu sebenarnya sudah besar.

Jika ini terjadi, tidak jarang orang
menyesal dan kadang menjadi berfikir
bahwa nasib selalu tidak berpihak
padanya.

Sahabat Insan yang baik sebenarnya tidak demikian yang terjadi! kita
hanya tidak tahu bagaimana cara  menyatukan 3K tadi.

Kemauan, Keilmuan dan Kesempatan!

Nah, mulai sekarang Sahabat Insan tahu, apa yang
harus dilakukan untuk bisa mengukir
sejarah dengan baik dalam hidup kita!

Padukan antara kemauan, keilmuan dan
kesempatan. Jika kemauan sudah ada,
keilmuan sudah ada, maka kesempatan itu
sebenarnya bisa dicari dan diupayakan!

Dan percaya… ketika ketiga unsur ini
berpadu dalam hidup kita, maka sejarah
kebesaran tentang Sahabat Insan telah dimulai. :-)

 

disadur dari : Albab Alpachino

02 Oct

[Tips] Berapa Sisa Gaji Anda?

Berapa besar sisanya?”  Pertanyaan tersebut seharusnya menjadi lebih penting daripada pertanyaan “Berapa besar gajinya?” Namun jarang sekali orang akan menanyakan hal di atas. Hampir semua orang lebih tertarik dengan pertanyaan “berapa besar gajinya?” Sekarang saya akan memberikan beberapa contoh gaji dan sisanya :

1. Gaji Rp. 5.000.000 perbulan, sisa Rp. 2.000.000 perbulan

2. Gaji Rp. 10.000.000 perbulan, sisa Rp. 3.000.000 perbulan

3. Gaji Rp. 30.000.000 perbulan, sisa Rp. 5.000.000 perbulan

4. Gaji Rp. 60.000.000 perbulan, sisa Rp. 15.000.000 perbulan

Mana yang lebih keren dan hebat dari keempat contoh di atas? Secara cepat saja, pasti akan banyak yang memilih no. 4. Namun coba kita telaah lagi, sebenarnya yang lebih keren adalah yang no. 1 lho! Mengapa? Karena persentase sisa gaji bulanannya adalah yang terbesar dibandingkan yang lain. Jadi dia yang paling hebat secara persentase, karena bisa menyisihkan jumlah lebih besar dibandingkan semua yang bergaji lebih besar darinya.

Berikut perhitungannya:

1. Persentase sisa gajinya = Rp. 2.000.000/Rp. 5.000.000 = 40%

2. Persentase sisa gajinya = Rp.3.000.000/Rp.10.000.000 = 30%

3. Persentase sisa gajinya = Rp.5.000.000/Rp.30.000.000 = 17%

4. Persentase sisa gajinya = Rp.15.000.000/Rp.60.000.000 = 25%

Angka tidak akan pernah berbohong! Yang sering kita lakukan adalah bohong pada diri sendiri. Merasa gaji besar, kemudian angka nominal yang disisihkan sudah cukup besar, tapi kita lupa menghitung persentasenya. Kondisi ideal sebaiknya kita bisa menyisihkan minimal 10% saja dari gaji bulanan. Bertahap akan lebih baik jika ditingkatkan menjadi sebesar 30%. Memang tidak mudah untuk dapat menyisihkan sebesar ini setiap bulan karena pada dasarnya tidak ada orang yang terlahir dengan hobi menabung.

Selama masa karir saya di dunia perencanaan keuangan selama lima tahun, saya baru bertemu dengan satu orang saja yang mengatakan hobinya adalah menabung. Sementara sisa ratusan lainnya berkata hobinya adalah membelanjakan uang. Bayangkan, hanya satu orang berbanding ratusan orang! Nah, memang untuk dapat menyisihkan uang setiap bulan akan menjadi tantangan tersendiri untuk banyak orang karena godaan untuk menghabiskan uang sangatlah besar. Terlebih lagi untuk orang yang bekerja di kota metropolitan seperti Jakarta. Semua diukur dari penampilan luar: pakaian, tas merk apa, sepatu apa, dandanan, potongan rambut berasal dari salon terkenal atau tidak, biasa nongkrong di mana, tempat olahraganya dimana, mobil yang dikendarainya apa, dan lainnya.

Penampilan luar ini ujung-ujungnya akan mengeluarkan uang. Dan banyak orang habis-habisan mengeluarkan uang banyak, tanpa perhitungan yang jelas, hanya untuk menunjukkan pada orang lain betapa kerennya dia. Karena memang yang mudah terlihat oleh orang lain hanya penampilan luar. Sementara sisa gaji bulanan atau saldo tabungan atau saldo investasinya, tidak pernah bisa terbaca atau diketahui oleh orang lain. Kecuali kita membawa buku tabungan dan memperlihatkan saldo setiap bertemu dengan teman kita atau orang lain yang tidak mungkin dilakukan. Yuk, mari berhitung persentase sisa gaji bulanan masing-masing. Dan hitung pula seberapa banyak saldo tabungan atau investasi anda yang telah berhasil disisihkan agar menjadi cermin untuk melihat apa yang sudah diperoleh selama ini setelah bekerja sekian tahun. Mudah-mudahan hasilnya cukup menggembirakan ya. Jadi, berapa besar sisanya?

 

Fitriavi Noeriman QM FINANCIAL Independent Financial Planner www.qmfinancial.com